Kamis, 10 Februari 2011

KPK: Persib Bandung Contoh Klub Tanpa APBD

Persib Bandung dalam dua musim terakhir mampu mengumpulkan dana Rp50 miliar.

Persib Bandung dikabarkan dalam dua musim terakhir mampu mengumpulkan dana segar mencapai sekitar Rp50 miliar. Dengan angka sebesar itu, Persib sudah mampu memenuhi kebutuhan klub sendiri.

Kisah sukses Persib bukan datang dalam sekejab. Kesuksesan Persib menjadi klub yang mampu mandiri sebenarnya karena ketidaksengajaan.

"Malam-malam Pak Umuh (Umuh Muchtar) datang ke rumah saya, beliau bercerita soal kesulitan Persib yang tak lagi mendapatkan suntikan anggaran dana APBD. Semuanya kalau dipikir-pikir sebanarnya mengalir begitu saja, tanpa paksaan dan bukan di forum resmi. Kita lalu bicara soal konsep dan rencana strategis,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf kepada VIVAnews.com.

Selain bekerjasama dengan Umuh, Dede menceritakan kalau dirinya juga menjalin hubungan baik dengan sejumlah rekannya sesama artis yang mulai berkecimpung di dunia politik, termasuk Muhammad Farhan.

Kemudian, ia melakukan proses pendekatan kepada sejumlah pengusaha, terutama di Jakarta. Hasilnya sejumlah pengusaha akhirnya menyatakan bersedia jadi donatur dan terbentuklah PT Persib Bandung Bermartabat.

“Ketika bertemu mereka (pengusaha), saya sebenarnya hanya menyatakan Persib lagi butuh bantuan. Lebih mengejutkan lagi mereka ternyata lebih apresiatif terhadap Persib ketimbang tim lain,” jelas Dede.

Para pengusaha yang dipimpin pengusaha di bidang migas, Glen Sagita, kemudian sepakat mengucurkan dana yang sifatnya bantuan yang harus dikembalikan sesuai jangka waktu yang telah disepakati.
Sukses Persib mendapatkan dana segar non-APBD, memancing Komisi Pemberantasan Korupsi  mempelajarinya.
Fungsional Litbang Pencegahan KPK, Erick Rachman, yang kemarin berkunjung dan menemui Dede Yusuf, menegaskan bahwa Persib merupakan contoh nyata yang bisa ditiru oleh klub lain untuk lepas dari ketergantungan APBD.

“Pak Dede cukup fokus terhadap Persib, ide dan pemikirannya cukup memberikan kontribusi terhadap kemandirian Persib seperti sekarang,” kata Erick kepada wartawan di Gedung Sate, Bandung.
sumber : vivanews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar